Sunburst Adventure Diikuti 1070 Peserta tabloid NOVA


Sunburst Adventure Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Tabloid Nova, Jakarta 6-12 Juni 2011

Jika libur kuliah, sekumpulan mahasiswa/I Universitas Bina Nusantara gemar mendaki gunung dna piknik ke pantai. Karena rutin dilakukan, lama-lama makin banyak teman dari luar kampus yang ikut bergabung. Denny Suryadi (28) menuturkan, pada tahun 2006 nama Sunburst Adventure (SA) disepakati untuk menamai komunitas tersebut.

Kini, dalam sebulan Sunburst Adventure menggelar trip sebanyak 2-5 kali.

Tujuannya, pastilah lokasi wisata yang benar-benar menarik. Baik wisata alam maupun non-alam, selama berfokus dikegiatan outdoor. Mereka memadukan tiga unsur dalam trip-nya, yakni travelling, leisure, adventure. “Selain bisa travelling ke tempat yang laur biasa menarik, peserta juga punya waktu bersantai (leisure), dan tentu harus ada adventure-nya. Tapi ketiga unsur tadi bergantung lokasi tujuan,” ujar Denny yang pernah menjadikan SA sebagai bahan skripsinya mengenai e-marketing.

Selama lima tahun, SA telah menggelar trip, baik di dalam maupun luar negeri. Antara lain Ujung Genteng, Belitung, Green Canyon Pangandaran, Cidahu, Pulau Pramuka, Pulau Tidung, mendaki Gunung Gede Pangrango dan Bromo, serta city tour di Singapore dan Thailand.

Cara mendaftar dan segala informasi tertera di situs resmi Sunburst Adventure

Kuota peserta trip pun cukup banyak, yakni 15-70 orang, tergantung tempat yang dituju. Bahkan , pernah diikuti 180 orang saat mengujungi berbagai museum di Jakarta.

“Walau bukan sekelas bintang lima, trip kami bukan seperti backpacker, lho. Konsepnya adventure tapi memaksimalkan kenyamanan. Peserta dari Indonesia kebanyakan suka ke pantai, sementara yang dari luar negeri senangnya naik gunung,” tutur Denny. Destinasi favorite peserta, lanjut Denny, adalah Ujung Genteng. Selain pantainya bagus dan menarik, peserta juga bisa melihat penyu bertelur. Hebatnya, untuk trip tadi SA telah memberangkatkan sebanyak 1070 peserta.

Rute Baru 

Sebelumnya, para penggagas SA tetap bekerja di kantor sambil menyambi bisnis ini. Kini, Denny dan temannya, Andry, memilih focus mengurus trip bagi peserta. Kendati harus mendatangi lokasi yang sama berkali-kali, mereka tak pernah bosan. “Kadang hanya karena ingin jalan-jalan, ternyata menemukan tempat menarik yang lalu di buatkan trip untuk peserta.” Peserta juga bisa minta trip khusus. Bila kuotanya tercukupi, bukan tak mungkin rute baru akan dibuat.

Biaya trip-nya ternyata cukup variatif, muali dari Rp 500ribu hingga Rp 3 juta. Meski fasilitasnya tak mewah, kebutuhan peserta disediakan dengan lengkap. Omzet per bulan SA, menurut Denny lagi, memang cukup menjajikan. Satu trip mampu terkumpul sekitar Rp 20-50 juta. Dari keuntungan yang didapat nantinya dibagi rata untuk panitia.

Sunburst Adventure


Testimonial Testimonial dari para customer Sunburst Adventure